Monday, May 4, 2015

potensi dan usaha peluang bisnis e-commerce



1.    Potensi dan Peluang usaha yang dapat di kembangkan dan di pasarkan di Indonesia melalui E-commerce :
Seiring dengan meningkatnya pengguna internet dan juga pertumbuhan ekonomi di Indonesia saat ini, perkembangan bisnis di Indonesian juga ternyata mengalami kenaikan yang cukup pesat, terutama pertumbuhan bisnis onlinenya. Tidak hanya pada bisnis teknologi informasi (IT) dimana media informasi yang dulunya melalui koran konvensional, sekarang menjadi koran online seperti ; Tempo.co, Detik.com, TribunNews.com, Republika.co.id, Kompas.com, dan masih banyak lainnya, tetapi juga pada bisnis online (e-commerce) dan juga bisnis offline yang go online. Kita pasti sudah sering melihat bisnis offline yang kemudian dipasarkan secara online untuk meningkatkan penjualan ataupun untuk mebuat brand lebih terkenal. Salah satu bisnis offline go online yang sangat menarik perhatian saya adalah usaha jasa secara online oleh NARACA Management bergerak pada bidang computer dan visual, seperti photografi dan vidiografi. Kita bias melihat hasil karta mereka melalui blog resmi, fans page, facebook, dan juga melalui black berry masangger. Singkatnya pluang bisnis online saat iini terbuka sangat lebar dan bias dilakukan oleh siapa saja yang inigin berbisnis.
            Bisnis online itu tentunya bisnis yang dijalankan melalui media internet. Setiap orang yang memiliki koneksi internet dan juga memiliki produk yang dijual secara online bisa menjalankan bisnis online. Target marketingnya pun tidak terbatas, karena kita bisa menjual produk kemana saja dan lokal maupun nasional, NARACA Management yang menawarkan jasa seperti photografi, vidiografi, editing, digital video, make up rias pengantin, dekorasi, survenir, aksesoris computer, dan sebagainya melalui internet, dia bisa menjangkau calon pembeli secara online dan memungkinkan untuk mendapatkan keuntunan yang lebih besar.

efesiensi dan efektifitas bisnis e-commerce



1.    Efesiensi dan efektifitas dalam menggunakan e-commerce :
a.    Bagi Organisasi atau perusahaan
·         Pasar internasional : dengan penerapan e-commerce sebuah perusahaan dapat memiliki sebuah pasar internasional. Bisnis dapat dijalankan tanpa harus terbentur pada batas Negara dan adanya teknologi digital. Hal ini menciptakan sebuah lembaga multinasional firtual.
·         Penghematan biaya operasional : biaya operasional dapat dihemat. Biaya untuk membuat, memproses, mendistribusikan, menyimpan dan memperbaiki kembali informasi jug adapt ditekan.
·         Kustomisasi masal : e-commerce telah merevolusi cara konsumen dalam membeli barang dan jasa. Produk barang dan jasa dapat dimodifikasi sesuai dengan keinginan konsumen
·         Berkurangnya kendala inovasi : dengan e-commerce suatu perusahaan dapat menghemat sumber daya karena mereka tidak dipusingkan dengan sulitnya membuat penemuan baru untuk modifikasi produk mereka.
·         Biaya telekomunikasi yang lebih rendah : internet lebih murah dari sebuah jaringan tamabahan yang hanya digunakan untuk telepon. Adalah lebih murah untuk mengirimkan sebuah fax atau e-mail via internet dari pada melakukan dial telepon secara langsung.
·         Digitalisasi proses dan produk : contohnya pada kasus produk software dan audio video, produk digital tersebut dapat diunduh atau dikirim lewat e-mail secara langsung ke konsumen melalui internet dalam format digital. Hal ini tentu saja menghemat waktu dan biaya pengiriman produk
·         Batasan waktu kerja dapat diatasi : bisinis dapat dijalankan tanpa mengenal batal waktu karenakan dijalankan secara on-line mmelalui internet yang selalu beroperasi tiap hari.

b.    Bagi Konsumen
·         Akses penuh 24 jam/7 hari : konsumen dapat berbelanja atau  mengolah berbagai transaksi lain 24 jam sepanjang hari, sepanjang tahun disebagian besar lokasi
·         Lebih banyak pilihan : konsumen tidak hanya memiliki sekumpulan produk yang bias dipilih, namun juga daftar supplier internasional sehingga konsumen memiliki pilihan produk yang lebih banyak.
·         Perbandingan harga : konsumen dapat berbelanja di seluruh dunia dan membandingkan harganya dengan mengunjungi berbagai situs yang berbeda atau dengan mengunjungi sebuah website tunggal yang menampilkan berbagai harga dari sejumlah provider.
·         Proses pengantaran produk yang inofatif : dengan e-commerce proses pengantaran produk menjadi lebih mudah. Misalnya dalam kasus produk elektronik misalnya software atau berkas audio visual dimana konsumen dapat memperoleh produk tersebut cukup dengan mengunduhnya.
c.    Bagi Masyarakat
·         Praktek kerja yang lebih fleksibel : e-commerce memungkinkan masyarakat bisa lebih fleksibel dalam menentukan tempat bekerja.
·         Terhubungnya masyarakat dengan masyarakt lain : masyarakat di Negara berkembang dapat mengakses dan menikmati produk, layanan, dan informasi yang mungkin sulit mereka temukan di daerahnya.
Kemudahan akses fasilitas publik : masyarakat dengan mudah dapat memanfaatkan layanan publik, misalnya layanan kesehatan dan konsultasi serta pembelian resep dokter mengunjuingi internet

Sunday, May 3, 2015

Jenis/Tipe E-commerce



  • Collaborative commarce (C-commerce). Kerjasama secara elektronik antara rekan bisnis. Kerja sama ini biasanya terjadi antara rekan bisnis yang berada pada jalur penyediaan barang (supply Chain).
  • Business-to-Consumers (B2C). Penjual adalah suatu organisasi dan pembeli adalah individu.
  • Consumer-to-Business (C2B). Pada jenis ini, konsumen memberitahukan barang atau layanan yang dibutuhkannya, dan selanjutnya organisasi-organisasi bersaing untuk menyediakan barang atau layanan tersebut kepada konsumen. 
  • Consumer-to-consumer. Penjualan barang atau layanan antara individu
  • Intrabusiness(Intraorganizational) Commerce. Pada jenis ini, organisasi menggunakan E-Commerce untuk meningkatkan kegiatan operasi organisasinya. Hal ini dikenal juga dengan sebutan Businessto- Employee (B2E).
  • Government-to-Citizens (G2C) and to others. Pemerintah menyediakan layanan kepada masyarakat melalui teknologi ECommerce. Pemerintah juga dapat melakukan bisnis dengan pemerintah lain (Government-to-Government / G2G) demikian juga dengan organisasi lain (Government-to-Business / G2B).
  • Mobile Commerce (m-Commerce). E-Commerce yang dilaksanakan pada lingkungan tanpa kabel (wireless environment), seperti menggunakan telepon seluler untuk akses internet.http://dataserverku.blogspot.com/2012/03/jenis-jenis-e-commerce.html

Sejarah E-commerce



Sejarah berdirinya e-commerce
Sejarah perkembangan E-commerce di dunia di mulai dari kemunculan internet yang kemudian terus berkembang sehingga timbulah E-commerce. Internet mulai lahir pada tahun 1969 kelompok peneliti Amerika berhubungan dengan empat komputer di UCLA, Stanford Research Institute, Universitas Utah, dan Universitas California di Santa Barbara. Mereka menciptakan sebuah jaringan untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lain.
Jaringan ini dikenal dengan istilah ARPAnet – ARPA merupakan singkatan dari Advanced Research Project Agency yang merupakan bagian dari Departemen Keamanan AS. Tiga tahun kemudian, lebih dari lima puluh universitas telah terhubung bersama-sama dalam jaringan (network), dan jaringan komputer yang lain mulai muncul di sekitar negara bagian dan dunia. Seiring dengan perkembangan ARPAnet, yang diikuti pula dengan kerjasama jaringan antara kaum pendidik, dan eksperimen NASA mengenai jaringan komputer, jaringan ini mulai terhubungkan satu dengan yang lain interconnected, inilah awal mula dipakai istilah “Internet”.
Istilah perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik. Berkembang melalui aktivitas yang mempunyai istilah “perdagangan web” melakukan transaksi pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui World Wide Web melalui sebuah server yang dianggap aman (HTTPS).